Tanjung Uma Punya Paket Lengkap Ramadan dan Lebaran

BATAM – Destinasi wisata Tanjung Uma, Batam, menawarkan paket lengkap untuk menikmati Ramadan dan Lebaran. Tanjung Uma menawarkan kombinasi eksotisnya nature dengan kenikmatan kuliner.

Tanjung Uma pun siap menyambut #PesonaMudik2018 dengan segala #PesonaDestinasiLebaran2018 dan #PesonaKulinerLebaran2018 yang dimilikinya. click

“Tanjung Uma ini sangat eksotis. Panoramanya sangat indah di sana. Kuliner yang tersedia juga sangat nikmat dan variannya banyak. Budaya masyarakatnya juga khas sepanjang Ramadan. Tanjung Uma ini sangat ideal untuk menikmati libur Ramadan dan Lebaran,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Buralimar, Sabtu (2/6).

Secara geografis, Tanjung Uma berada di kawasan Kecamatan Lubuk Baja, Batam. Posisinya di bagian utara Pulau Batam. Kawasan ini berhadapan langsung dengan peraian Singapura. Ada di Bukit Tanjung Uma, panoramanya indah terutama sunset plus aktivitas kapal yang hilir mudik. Spot ini menjadi surga bagi penikmat fotografi. Wajar bila kawasan ini kerap memenangkan kontes foto.

“View dari Bukit Tanjung Uma ini luar biasa bagusnya, apalagi di malam hari. Singapura terlihat jelas dari bukit ini. Kawasan ini juga menjadi lokasi ngabuburit yang menarik. Kalau sore, sunset di kawasan ini sangat bagus. Cocok untuk foto-foto,” tutur Buralimar lagi.

Menikmati Ramadan di kawasan Tanjung Uma juga menarik. Budaya khas masyarakat yang didominasi budaya Melayu menjadi daya tarik lain. Menjelang saat berbuka puasa, masyarakat tampak berdesakan di beberapa ruas jalan utama. Mereka berburu kuliner khas Tanjung Uma seperti olahan aneka ikan, siput, kerang, kepiting, sotong, hingga udang.

Menegaskan nuansa Ramadan, suasana menjadi semakin hidup dengan suara kegiatan keagamaan. Suara ceramah dan pengajian keagaamaan hingga lantunan ayat suci Al Quran dari pengeras suara di masjid atau surau. Bagi beberapa orang, nuansa ini tidak ubahnya nostalgia. Berada di Tanjung Uma ini, siapapun juga bisa merasakan aktivitas padat masyarakatnya menjemput rezeki.

“Selain nuansa alam, budaya di sini juga kental. Ini menjadi daya tarik wisata luar biasa khususnya di bulan Ramadan. Saat Lebaran, suasana lebih meriah lagi. Ada banyak tradisi menarik turun temurun yang bisa dinikmati. Yang jelas menikmati Ramadan dan Lebaran terbaik hanya ada di Tanjung Uma ini. Semua eksotisme ini semakin sempurna dengan sajian kulinernya,” terang Buralimar lagi.

Melengkapi kesempurnaan nature dan culture Tanjung Uma, kuliner nikmat disajikan. Identik dengan nuansa pantai, beragam kuliner hasil olahan laut pun disajikan. Bagi penikmat kuliner ikan bakar, maka Ramadan dan Lebaran adalah momentumnya. Harum aroma ikan bakar tercium hampir di setiap sudut Tanjung Uma. Lebih spesial lagi, ikan yang disajkian berukuran jumbo.

Ada banyak penawaran #PesonaKulinerLebaran2018 dari ikan bakar. Variannya ikan pari, selikur, taci, bawal, baronang, hingga kerapu jadi favorit. Alternatif lain berupa sate sotong jumbo juga ditawarkan. Semua disajikan dengan racikan bumbu spesial. Selain itu, disajikan juga otak-otak, kepiting, rajungan, gonggong, hingga kapis.

“Mendukung potensi lainnya, kuliner di Tanjung Uma ini memang luar biasa. Semua ini menjadi paket lengkap destinasi wisata yang ditawarkan Tanjung Uma. Semua kuliner disajikan otentik dengan bahan baku fresh. Dijamin semakin nikmat,” kata Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional I Kemenpar Iyung Masruroh.

Bagaimana dengan harga kuliner? Beragam sajian cita rasa kuliner terbaik dibanderol dengan harga ramah. Rata-rata olahan ikan bakar dihargai sekitar Rp25 ribu untuk ukuran jumbo.

Menyempurnakan suasana, beragam minuman segar juga dijual Rp5 ribu hingga Rp10 ribu. Iyung menjelaskan, Tanjung Uma juga memiliki koleksi kuliner camilan yang banyak.

“Harga-harga di sini relatif murah. Jadi tidak perlu khawatir. Tanjung Uma juga menyediakan camilan khas seperti putu piring, kole kacang, tepung gomak, kue karaban, sari muka, atau kue selat. Ada juga kue basah seperti dadar gulung, risoles, bakwan, dan aneka bika. Pokoknya ada banyak pilihan bagi para wisatawan yang berkunjung ke Tanjung Uma,” tegas Iyung.

Untuk mencapai wilayah Tanjung Uma juga mudah. Dari pusat bisnis Kota Batam di Pasar Jodoh dan Nagoya, pengunjung bisa menuju ke Jalan Duyung. Dari kawasan ini bisa langsung menuju ke Bukit Tanjung Uma. Ada alternatif pilihan moda transportasi, seperti online hingga konvesional. Selain aspek aksesibilitas, amanitas di sini juga juara.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mendukung Tanjung Uma menjadi destinasi halal. Apalagi saat momen seperti Ramadan.

“Kawasan Tanjung Uma destinasi utama untuk berlibur terutama Ramadan dan Lebaran. Ada banyak pilihan di sini, mulai dari alam, budaya, hingga kulinernya yang juara. Aspek aksesibilitas, amenitas, dan atraksinya juga bagus. Kawasan ini juga rujukan utama wisatawan asal Malaysia dan Singapura untuk berlibur,” tutup Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya. (*)

Foto: www.batambandit.com via Indonesia.Travel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *