totosudarmongi.com —¬†Helena Sky Bridge, salah satu wahana baru di “Kerajaan Kupu-kupu” Taman Nasional¬†Bantimurung, akhir-akhir ini menjadi favorit wisatawan di sana. Lebih dari 300 orang mencoba berfoto saat menyebrangi jembatan itu.

Jembatan tertinggi di kerajaan kupu-kupu, Bantimurung ini berada di Taman Nasional Bantimurung, Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Kepala Pengelola Helena Sky Bridge, Andi Mullatawe mengatakan jembatan tersebut baru dibangun 2017 awal, dan di 2018 ini dikunjungi banyak sekali wisatawan.

“Iya, sekarang lagi favorit Helena Sky Bridge. satu hari 100-300 orang (wisatawan), tiap minggu pasti ada dari luar negeri (wisatawan),” terangnya.

Ia mengatakan pada awalnya pengunjung yang datang hanya dari Sulawesi Selatan. Setelah viral di media sosial, terutama Instagram wisatawan merambah dari luar pulau bahkan luar negeri.

“Akhirnya di-endors terus melalui medsos, pengunjungnya sekarang dari luar Sulawesi, Jawa, Sumatera, Bali, NTT, NTB, Maluku, dan Kalimantan. Ada beberapa dari luar negeri,” terangnya.

Wisatawan berfoto di Helena Sky Bridge, Bantimurung, Sulawesi Selatan.

Menurutnya yang membuat wisatawan tertarik ialah hasil foto yang unik. Pemandangan yang dihasilkan ialah karst-karst bebatuan dan hijaunya Taman Nasional Bantimurung.

Jangan lupa di bawah jembatan tersebut juga ada kubah jaring yang melindungi habitat kupu-kupu. Sehingga dari jembatan setinggi 100 meter itu bisa terlihat kumpulan kupu-kupu di bawahnya.

Bagi yang suka berpetualang dengan latar foto unik, Anda harus coba ke salah satu spot populer di Sulawesi Selatan ini. Tiket masuk untuk hari biasa Rp 20.000 per orang dan hari libur 22.50 WIB. Jembatan Helena ini buka setiap hari pukul 08.00-17.00 Wita.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *