Hacker Membobol Akun Facebook Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang

totosudarmongi — Direktur Eksekutif Pergerakan Difabel Indonesia untuk Kesetaraan (PerDIK) Abdul Rahman dikagetkan oleh akun bernama Agusarifin Nu’mang yang meminta duit.

Rahman menyadari jika akun Facebook milik Wakil Gubernur Sulsel itu sedang diretas oleh orang yang tak bertanggung jawab.

Gusdur, sapaan Rahman menceritakan bila dirinya dimintaki uang sebanyak Rp 2,5 juta melalui aplikasi percakapan Facebook, Messenger, pada Selasa, 9 Januari 2018 sekitar pukul 04.30 Wita subuh.

“Bisa sy pake dulu saldota,. Ada sy mau kirimkan dinda. Penting sekali.. Tp rekku sdh overlimit dinda. Bsok sy kembalikan dindaa.. Kalau boleeeh. 2.5 jt sj dinda.. ” pinta orang yang meretas Facebook bakal calon gubernur Sulsel ini.

Ia meminta uang itu ditransfer ke rekening BCA dengan nomor rekening 8580096621. Atas nama Anggi Agus Setiawan. “Tabe dinda..Kita kirimknmi. Baru fotokan bukti trnsfernya dinda.” pintanya lagi.

Namun Gusdur tidak langsung menuruti keinginan peretas itu. Karena penasaran, ia menghubungi nomor seluler Agus namun tidak aktif.

“Saya mau sampaikan ke Pak Agus kalau akun Facebooknya dihack. Tapi tidak aktif nomor Pak Agus. Saya yakin itu FB Pak Agus, ” ujarnya.

Sementara di Messenger, Gusdur berusaha meminta nomor kontak si peretas namun ogah memberikan dengan berbagai alasan.

Penyandang disabilitas penglihatan (netra/low vision) ini mengatakan bila dirinya sudah mengirimkan nomornya di WhatsApp (WA) pemilik asli akun untuk dihubungi langsung. Gusdur memang punya nomor WA Agus Arifin Nu’mang.

Tapi bagi si peretas beralasan bila WA-nya tidak diaktifkan.

“Ohh..minta maaf dinda, Kita kirim dsini saja, soalnya utk sementara sy tdk pake wa,. Soalnnya trlalu bnyak chat yg sangat mengganggu dinda,. Krna kalo no hp disave lgsg terdaftar juga di wa dinda.. Utk sementara saja..” tulis peretas itu.

Menurutnya, peretas itu terus mendesak agar dirinya mengirimkan uang diminta. Sambil berpura-pura hendak memenuhi permintaan itu. “Saya bilang tunggu ya. Saya akan kirimkan 5 juta, ” ujarnya.

Ia juga sudah berusaha menghubungi Agus AN, tapi tidak ada respons.

“Setelah itu saya tidak buka lagi messenger dan berusaha menghubungi Pak Agus. Tapi nomor telponya tidak aktif. Saya hubungi WA-nya. Online tapi tidak dibaca, ” kata Gusdur. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *